HADLARAH & MADANIYAH bag 2 (final)
Sabtu, 11 Januari 2014 | Author: Unknown |
HADLARAH BARAT & SEKULERISME
hadlarah barat dibangun berdasarkan mafahim orang-orang barat terhadap kepercayaanya namun dewasa ini hadlarah barat dibangun atas dasar pengingkaran terhadap peran agama dalam kehidupan. Ha ini berakibat munculnya faham sekulerisme. Yaitu pemisahan peran agama dalam kehidupan dan mengingkari keberadaan agama dari kehidupan atas landasan inilah banyak orang yang beranggapan “agama itu masalah hati masalah individu tidak boleh mengatur masyarakat” bahkan muslim yang terkena faham inipun seenak udelnya mengatakan “urusan agama itu Cuma dimesjid, kalo dimasyarakat jangan bawa-bawa agama deh. Semua itu ada tempatnye!!”
kehidupan menurut mereka hanya untuk foya-foya (meraih manfaat) Cuma untuk nyenengin diri. Manfaat menjadi standar bagi kehidupan mereka dan merupakan dasar tegaknya system dan hadlarah barat (kalo gitu kapitalisme termasuk hadlarah barat). Menurut mereka hidup ini Cuma untuk cari kesenangan.
kebahagiaan menurut mereka adalah usaha untuk mendapatkan sebanyak mungkin kenikmatan jasmani, sertai tersedianya seluruh sarana kenikmatan tersebut.
dengan demikian, dalam hadlarah barat tidak mengakui apapun selain manfaat belaka,foya-foya,mencari kesenangan dunia doang , asalkan bermanfaat mereka lakuin walaupun dilarang oleh agama. Aspek rohani terbatas hanya pada golongan pemuka agama doang. Pantes aja orang-orang barat itu ga punya moral dan nilai rohani
HADLARAH ISLAM
adapun hadlarah islam terdiri atas dasar iman kepada ALLAH SWT, malaikat-malaikat,kitab-kitabNya,Rasul-rasulNya,hari akhir dan qadha & qadar.
dan bahwasanya ALLAH telah menjadikan alam semesta,manusia dan kehidupan ini suatu peraturan yang masing-masing harus mematuhiNya, Diutusnya untuk kita Nabi Muhammad SAW dengan membawa agama ISLAM dengan segala peraturanya.
so, hadlarah islam berdiri atas dasar akidah islam dengan demikian hadlarah ini berlandaskan pada asas yang sangat memperhatikan ruh (hubungan manusia dengan pencipta).
konsep kehidupan menurut hadlarah Islam dapat dilihat dari konsep dasarnya yang lahir dari akidah islam yang menjadi dasar bagi kehidupan/perbuatan manusia.
kehidupan/perbuatan manusia harus berjalan sesuai dengan perintah & larangan ALLAH SWT.
adapun kebahagiaan hidup dalam ISLAM adalah mendapat ridha ALLAH SWT. Bukan untuk memuaskan kebutuhan-kebutuhan jasmani manusia. Sebab pemuasan kebutuhan manusia baik naluri maupun jasmani merupakan sarana mutlak untuk menjaga kelangsungan hidup manusia tetapi tidak menjamin adanya kebahagiaan.
KESIMPULAN
Untuk itulah ISLAM juga datang untuk mengatur perbuatan manusia. Penyaluran naluri dan jasmani harus sesuai aturan-aturan yang telah digariskan oleh ISLAM. Inilah pandangan hidup (hadlarah) menurut islam yang tentu saja sangat berlawanan dengan hadlarah selain islam begitu pula dengan madaniyah yang merupakan produk hadlarah selain islam. Sebagai contoh pakaian seksi yang menampilkan bentuk tubuh sebagai madaniyah yang sesuai dengan faham kehidupan orang-orang barat terhadap wanita. Karena itu orang barat menganggapnya lumrah bahkan menganggapnya seni. Namun bentuk Madaniyah semacam inilah yang bertentangan dengan hadlarah islam dan berlawanan pandanganya terhadap wanita.
dalam ISLAM wanita sangat dimuliakan, wanita dalam islam wajib menjaga kehormatanya dan Islam melarang membuka aurat yang akan merangsang syahwat biologis. (contoh lain adalah topi santa yang merupakan madaniyah hasil hadlarah orang nasrani) Dengan demikian bentuk madaniyah semacam ini bertentangan dengan hadlarah islam karena bentuk madaniyah semacam ini merupakan hasil dari hadlarah barat. Tidak boleh dipakai orang seorang muslim/muslimah sebab pakaian seperti itu merupakan pandangan hidup tertentu, dan itu merupakan bentuk tasyabbuh(menyerupai suatu kaum)
terkait tasyabuh ISLAM sangatlah melarangnya..
Rasulullah bersabda: “Barang siapa menyerupai suatu kaum, dia termasuk golongan mereka.” (HR. Abu Dawud no. 4026 dengan sanad yang hasan)
Akan tetapi jika tidak demikian, tidak dianggap sebagai pakaian khusus hadlarah tertentu dan telah menjadi kebiasaan dalam berbusana (hanya dipakai sekedar untuk memenuhi kebutuhan) seperti T-SHIRT & CELANA JEANS (untuk pria) maka pakaian tersebut termasuk jenis madaniyah yang bersifat umum dan boleh di ambil.
bentuk-bentuk madaniyah yang dihasilkan oleh sains dan teknologi/industri, seperti alat perang, alat laboratorium,alat kedokteran,perabotan rumah tangga,Facbook,twitter dan sebagainya. Semua ini termasuk bentuk madaniyah yang bersifat universal sehingga boleh diambil karena bentuk madaniyah seperti ini bukan produk hadlarah serta tidak ada hubunganya dengan hadlarah.
refrensi :
kitab Nidzam al Islam karya syeikh Taqiyudin An-Nabhani bab hadlarah islam hal.109