0
#Pertemanan Ga Harus Pluralisme
Senin, 23 Desember 2013 | Author: Unknown |
setelah kita tau tentang faham pluralise itu bertentangan
dengan ajaran ISLAM pada artikel (http://coretanideologis.blogspot.com/2013/12/pluralisme-ga-masuk-akal.html) sekarang kita bahas fenomena menjelang
natal
Phenomena menjelang natal
menjelang natal. Faham pluralisme makin kencang diggencarkan. Terlebih lagi yang membuat ane sedih banyak juga orang-orang islam yang membantu dan ikut serta merayakan natal..
dimulai dari karyawan yang memakai topi santa,kalung salib, atau ormas yang katanya ormas islam sih tapi anehnya malah ikutan ngebantu perayaan natal. Dan masih banyak lagi terutama yang paling mainstream adalah mengucapkan “selamat natal”. Loh kenapa? Ada apa dengan ucapan selamat natal??
itukan Cuma ucapan??
MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL = PLURALISME
tau ga sih? Mengucapkan selamat natal itu haram?? Sama dengan pluralisme??
kenapa ?? karena secara tidak langsung kita ikut-ikutan ngerayain hari raya agama mereka..
rasulullah bersabda tentang larangan menyerupai suatu kaum:
“Barang siapa menyerupai suatu kaum, dia termasuk golongan mereka.” (HR. Abu Dawud no. 4026 dengan sanad yang hasan)
masa orang Kristen yang mengimani tuhan itu beranak dan diperanakan kita kasih selamat atas kekafiran mereka?? Kan aneh…belum lagi natal adalah perayaan kelahiran yesus yang mereka anggap tuhan. (walaupun faktanya yesus ga lahir di 25 desember) masa kita kasih selamat atas mereka? Kita kan beriman bahwa nabi Isa itu adalah nabi bukan tuhan . karena tiada tuhan selain Allah ta’ala..
analoginya gini aja “apakah mereka (orang Kristen) mau mengucapkan kalimat syahadat , selamat anda masuk islam ?? Ga kan?? Orang islam juga sama ga mau ngucapin selamat natal karena jika mengucapkan selamat natal berarti setuju dengan mereka dengan akidah mereka padahal mereka ga akan selamat
2 Teman Non Muslim
ane punya 2 teman non muslim. Kebetulan keduanya adalah Kristen yang satu katolik yang satu lagi protestan. Dari mereka ane belajar bahwa akidah mereka berbeda walaupun sama-sama Kristen. Bahkan kata teman ane yang katolik mengatakan kalo katolik-protestan itu “beda agama”. Ane sempet bingung ternyata yang berbeda adalah masalah yang sangat mendasar yaitu tentang keimanan mereka. Walaupun sama-sama trinitas yang satu mengimani bahwa roh kudus bagian dari trinitas yang satu lagi mengimani bahwa bunda maria lah yang merupakan bagian dari trinitas yang satu mengimani kalo paus adalah rasul yang satu mengimani bahwa paus hanyalah pemuka agama..
nah pertemanan ane dengan keduanya lumayan baik. hebatnya temen ane yang protestan pernah memberitahu ane kalo ada temen yang lain (tentunya muslim) yang belum sholat agar ane menegurnya..pernah ane mengatakan kepada teman ane “aslim taslam masuk islamlah maka kau akan selamat” dia hanya senyum . pernah juga pada saat bermain basket ane pake kaos bertemakan dakwah yang tulisanya “TAUHID NO 1” atau kaos “ANTI ISRAEL” milik ane kemudian dia dengan bangganya memamerkan kalung salibnya . kitapun larut dan bekerja sama dalam bermain basket ..ane selalu berharap teman – teman ane yang non muslim diberi hidayah oleh Allah..aamiin..
ketika menjelang natal sayangnya banyak temen ane yang muslim malah mengucapkan selamat natal, menurut mereka sama aja (ciri-ciri kena virus pluralisme) malah mengatakan bahwa muslim yang ga ngucapin selamat natal adalah intoleran..ane yakin mereka itu Cuma ikut-ikutan doang dan mesti diberi pemahaman tsaqofah islam. Padahal toleransi dalam islam adalah lakum dinukum waliyadin tidak mengganggu mereka beribadah tanpa harus ikut serta dan ikut-ikutan termasuk mengucapkan selamat natal yang jelas-jelas haram apalagi ikut berpartisipasi dalam peribadatanya wadduuh bisa kacauu!!. MUI juga mengharamkanya ..
hubungan ane dengan teman-teman ane yang non muslim tetep baik-baik aja toh walaupun ane menjaga prinsip ane untuk ga ngucapin selamat natal untuk ga kompromi dalam soal akidah . kita tetep bermain dan belajar dengan kebanggaan terhadap keyakinan masing-masing karena #PERTEMANAN GA HARUS PLURALISME
Phenomena menjelang natal
menjelang natal. Faham pluralisme makin kencang diggencarkan. Terlebih lagi yang membuat ane sedih banyak juga orang-orang islam yang membantu dan ikut serta merayakan natal..
dimulai dari karyawan yang memakai topi santa,kalung salib, atau ormas yang katanya ormas islam sih tapi anehnya malah ikutan ngebantu perayaan natal. Dan masih banyak lagi terutama yang paling mainstream adalah mengucapkan “selamat natal”. Loh kenapa? Ada apa dengan ucapan selamat natal??
itukan Cuma ucapan??
MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL = PLURALISME
tau ga sih? Mengucapkan selamat natal itu haram?? Sama dengan pluralisme??
kenapa ?? karena secara tidak langsung kita ikut-ikutan ngerayain hari raya agama mereka..
rasulullah bersabda tentang larangan menyerupai suatu kaum:
“Barang siapa menyerupai suatu kaum, dia termasuk golongan mereka.” (HR. Abu Dawud no. 4026 dengan sanad yang hasan)
masa orang Kristen yang mengimani tuhan itu beranak dan diperanakan kita kasih selamat atas kekafiran mereka?? Kan aneh…belum lagi natal adalah perayaan kelahiran yesus yang mereka anggap tuhan. (walaupun faktanya yesus ga lahir di 25 desember) masa kita kasih selamat atas mereka? Kita kan beriman bahwa nabi Isa itu adalah nabi bukan tuhan . karena tiada tuhan selain Allah ta’ala..
analoginya gini aja “apakah mereka (orang Kristen) mau mengucapkan kalimat syahadat , selamat anda masuk islam ?? Ga kan?? Orang islam juga sama ga mau ngucapin selamat natal karena jika mengucapkan selamat natal berarti setuju dengan mereka dengan akidah mereka padahal mereka ga akan selamat
2 Teman Non Muslim
ane punya 2 teman non muslim. Kebetulan keduanya adalah Kristen yang satu katolik yang satu lagi protestan. Dari mereka ane belajar bahwa akidah mereka berbeda walaupun sama-sama Kristen. Bahkan kata teman ane yang katolik mengatakan kalo katolik-protestan itu “beda agama”. Ane sempet bingung ternyata yang berbeda adalah masalah yang sangat mendasar yaitu tentang keimanan mereka. Walaupun sama-sama trinitas yang satu mengimani bahwa roh kudus bagian dari trinitas yang satu lagi mengimani bahwa bunda maria lah yang merupakan bagian dari trinitas yang satu mengimani kalo paus adalah rasul yang satu mengimani bahwa paus hanyalah pemuka agama..
nah pertemanan ane dengan keduanya lumayan baik. hebatnya temen ane yang protestan pernah memberitahu ane kalo ada temen yang lain (tentunya muslim) yang belum sholat agar ane menegurnya..pernah ane mengatakan kepada teman ane “aslim taslam masuk islamlah maka kau akan selamat” dia hanya senyum . pernah juga pada saat bermain basket ane pake kaos bertemakan dakwah yang tulisanya “TAUHID NO 1” atau kaos “ANTI ISRAEL” milik ane kemudian dia dengan bangganya memamerkan kalung salibnya . kitapun larut dan bekerja sama dalam bermain basket ..ane selalu berharap teman – teman ane yang non muslim diberi hidayah oleh Allah..aamiin..
ketika menjelang natal sayangnya banyak temen ane yang muslim malah mengucapkan selamat natal, menurut mereka sama aja (ciri-ciri kena virus pluralisme) malah mengatakan bahwa muslim yang ga ngucapin selamat natal adalah intoleran..ane yakin mereka itu Cuma ikut-ikutan doang dan mesti diberi pemahaman tsaqofah islam. Padahal toleransi dalam islam adalah lakum dinukum waliyadin tidak mengganggu mereka beribadah tanpa harus ikut serta dan ikut-ikutan termasuk mengucapkan selamat natal yang jelas-jelas haram apalagi ikut berpartisipasi dalam peribadatanya wadduuh bisa kacauu!!. MUI juga mengharamkanya ..
hubungan ane dengan teman-teman ane yang non muslim tetep baik-baik aja toh walaupun ane menjaga prinsip ane untuk ga ngucapin selamat natal untuk ga kompromi dalam soal akidah . kita tetep bermain dan belajar dengan kebanggaan terhadap keyakinan masing-masing karena #PERTEMANAN GA HARUS PLURALISME
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
